Potensi Pulau Morotai
Sekilas Kabupaten Pulau Morotai

Sekilas Kabupaten Pulau Morotai


Dari aspek geografis pulau Morotai memiliki posisi strategis karena berada di bibir jalur perdagangan Asia Pasifik. Posisi geografis wilayah Kabupaten Pulau Morotai berada pada koordinat 20 00' sampai 20 40'LU dan 1280 15' sampai 1280 40‟ BT. Adapun batasbatas administrasi yang dimiliki oleh kabupaten ini adalah, sebagai berikut :
 Sebelah Utara : Samudera Pasifik
 Sebelah Barat : Laut Sulawesi
 Sebelah Timur : Laut Halmahera
 Sebelah Selatan : Selat Morotai Kabupaten Pulau
Morotai mempunyai luas wilayah 4.301,53 Km2, dengan luas daratan seluas 2.314,960 Km2 dan luas wilayah laut sejauh 4 mil seluas 1.970,93 Km2. Panjang garis pantai 311.217 Km. Jumlah pulau-pulau kecil yang terdapat di Kabupaten Pulau Morotai berjumlah 33 pulau dengan rincian pulau yang berpenghuni berjumlah 7 pulau dan yang tidak berpenghuni berjumlah 26 pulau. Secara Administrasi Pulau Morotai sejak Tahun 2002 termasuk kedalam Pemerintahan Kabupaten Halmahera Utara yang beribukota di Tobelo, hal ini berdasarkan persetujuan DPRD Kabupaten Maluku Utara dengan surat ketetapan nomor : 188.4/06/DPRD/MU/2002 tanggal 15 Februari 2002. Pada tahun 2009 berdasarkan UU Nomor 56 tahun 2009, tentang pendirian Kabupaten Morotai, Pulau Morotai memisahkan diri dari Kabupaten Halmahera menjadi Kabupaten Morotai. Kabupaten Morotai terbagi menjadi lima kecamatan yaitu: Kecamatan Morotai Selatan, Morotai Timur, Morotai Selatan Barat, Morotai Utara dan Morotai Jaya, yang terbagi dalam 64 Desa.
Jumlah penduduk terbanyak berada di Kecamatan Morotai Selatan yakni sebanyak 18.304 jiwa. Jumlah penduduk paling sedikit di Kecamatan Morotai Utara yakni sebanyak 7.372 jiwa. Kecamatan yang memiliki luas darat terluas adalah Morotai Timur yakni 731,80 Km2 dan dengan jumlah penduduk 8.115 jiwa, kecamatan ini memiliki tingkat kepadatan penduduk terendah yakni sebanyak 7,42 jiwa/Km2. Sedangkan Morotai selatan barat memiliki luas lahan paling rendah yakni 362,80 Km2 memiliki tingkat kepadatan 27,36 jiwa/Km2, namun Kecamatan Morotai Selatan yang memiliki luas 363,10 Km2 adalah kecamatan yang memiliki kepadatan penduduk paling tinggi yakni 45,56 jiwa/Km2, sehingga secara total, Kabupaten Pulau Morotai memiliki jumlah penduduk sebanyak 54.971 jiwa dengan luas daratan 2.314,97 Km2 memiliki tingkat kepadatan penduduk sebesar 35,82 jiwa/Km2.
Wilayah Kabupaten Pulau Morotai berada pada ketinggian 0-1000 m di atas permukaan laut yang meliputi wilayah datar, berombak, berbukit-bergelombang, curam dan terjal. Wilayah dataran rendah berada di bagian selatan dari Kabupaten Pulau Morotai dengan bentuk wilayah datar sampai berombak. Wilayah ini membentang sepanjang pantai dan tersebar dari Kecamatan Morotai Selatan Barat hingga Kecamatan Morotai Selatan dimana kedua Kecamatan tersebut berbatasan langsung dengan Selat Rao dan Selat Morotai. Dataran Rendah sepanjang pantai umumnya merupakan daerah yang dominan ditumbuhi oleh pohon kelapa. Wilayah dataran tinggi terdapat di Bagian Utara dan Selatan Kabupaten Pulau Morotai dengan kontur wilayah curam dan terjal. Wilayah ini tersebar dan dominan di Kecamatan Morotai Jaya dan Morotai Selatan Barat. Berdasarkan peta land sistem (RePPPRot, Tahun 1999), Kabupaten Pulau Morotai sebagian besar (51,7 %) merupakan wilayah dengan bentukan wilayah curam (40-60 %), sedangkan wilayah datar relatif kecil (9,27 %).